Setelah melakukan pencarian tanpa henti, pada Minggu pagi (6/7/2025) sekitar pukul 09.15 WIB, jasad Ahmad Fauzi akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Hery Marantika, membenarkan penemuan tersebut dan menyampaikan rasa duka serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari instansi pemerintah maupun para relawan dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian dari awal hingga akhir,” ujar Hery.
Tragedi ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat mereka bermain di area berbahaya seperti sungai.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di kawasan aliran sungai, khususnya saat musim hujan yang kerap membuat arus menjadi lebih deras dan tidak terduga.***






