Delapan rumah di Desa Nanga Wera dilaporkan rusak parah. Pihak desa telah melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Bima, termasuk Bupati Bima dan dinas terkait, serta dengan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk segera menangani dampak banjir ini.
Selain di Kecamatan Wera, banjir bandang juga merusak infrastruktur di Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.
Tiga jembatan rusak parah, termasuk jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ambalawi dengan Kecamatan Wera. Kerusakan jembatan ini memaksa warga untuk melalui jalur Sape yang jauh lebih panjang dan memakan waktu lebih lama.
Fasilitas pendidikan dan pertanian juga terdampak, dengan banyak sekolah dan lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang begitu dahsyat. ***
