KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan terus terjadi dan selalu menjadi ancaman para pengendara dan pemudik lebaran sepanjang tahun.
Kali ini kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi-Solo tepatnya di Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Sabtu, 5 April 2025.
Peristiwa yang terjadi pada malam hari pukul 20:30 WIB itu melibatkan bus Sugeng Rahayu jurusan Solo-Surabaya dengan pengendara sepeda motor yang berboncengan.
Akibat kecelakaan itu seorang anak yang dibonceng bernama Muhammad Ardian Alfatih (10) warga Ngrancang, Kecamatan Mantingan meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka langsung dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi.
Menurut informasi kecelakaan terjadi bermuda dari pengendara motor Yamaha Nmax berpelat AE 5116 JAR yang dikendarai Rohma Maulida (20) warga Ngrancang membonceng keponakannya Alfatih melaju dari arah Mantingan ke arah Ngawi.
Di dalam perjalanan diduga pengendara sepeda motor Rohmah Maulida kurang berhati-hati saat akan berbelok ke kanan jalan.
Saat itu Rohmah yang membonceng Alfatih tiba-tiba berbelok kanan tanpa melihat kondisi lalu lintas atau kendaraan lain, sementara dari arah yang sama dari belakang melaju Bus Sungeng Rahayu.
Saat berada di jalan menikung bus Sugeng Rahayu dikemudikan Slamet Hari Santoro (55) warga Gemekan, Sooko, Kabupaten Mojokerto tidak mampu menghindari hingga menabrak pengendara sepeda motor yang berboncengan.
Seperti terlihat dari rekaman CCTV situasi usai menabrak pengendara sepeda motor bus sempat menabrak beberapa tiang kabel telepon yang ada di pinggir jalan hingga akhirnya masuk ke dalam parit.
Sementara warga terlihat berlarian hendak memberikan pertolongan sementara korban tewas tergeletak di tengah jalan hingga petugas menutup korban yang tergeletak di jalan itu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi memberikan keterangan kepada wartawan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sama-sama dari arah barat, pengendara sepeda motor kurang berhati-hati saat mau berbelok ke arah kanan.
Sementara pengendara sepeda motor Rohma Maulida mengalami luka-luka serius dan langsung dievakuasi ke RS Mantingan Ngawi bersama seorang penumpang bus juga mengalami luka-luka akibat terkena serpihan badan bus.
Akibat peristiwa itu, juga memicu terjadi kemacetan panjang di tengah terjadi arus balik Lebaran 2025 khususnya dari arah Solo ke arah Ngawi maupun sebaliknya. **

