Keanekaragaman tumbuhan di dataran rendah membuat kelompok Surili dapat berjumlah lebih banyak.
Sebaliknya, semakin tinggi wilayahnya, sumber pakan cenderung semakin terbatas.
Balai TNGC juga tengah melakukan penelitian mengenai profil genetik Surili Jawa di kawasan Gunung Ciremai.
Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui hubungan genetik populasi Surili Ciremai dengan populasi di wilayah lain.
“Kita lagi teliti jalur genetik Surili di Ciremai ini masuk ke mana. Apakah betul-betul Sunda murni atau masih ada berkerabat dengan daerah barat Jawa Tengah,” ujar Eska.
Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah konservasi Surili Jawa, sekaligus memastikan keberadaan primata tersebut tetap terjaga dan perannya dalam ekosistem hutan Gunung Ciremai dapat terus berlangsung.***



