NewsBerita Utama

Suporter Lamongan Meninggal Saat Laga Timnas, Suporter Tulungagung Tabrak Tembok usai Pertandingan

×

Suporter Lamongan Meninggal Saat Laga Timnas, Suporter Tulungagung Tabrak Tembok usai Pertandingan

Sebarkan artikel ini
suporter tewas
Jasad Djalu Ariel Fristianto dari Ultras Garuda Lamongan dan foto lain jasad Nauval usai nabrak tembok pinggir jalan, Selasa (9/9/2025) pagi. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu suporter Timnas Indonesia, Djalu Ariel Fristianto dari Ultras Garuda Lamongan diketahui meninggal dalam pertandingan Indonesia vs Lebanon di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (8/9/2025) malam.

Sebenarnya tak hanya Djalu yang menjadi korban dalam laga ini, tak kalah tragis suporter Timnas Indonesia asal Tulungagung diketahui juga tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Kepuhrejo, Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (9/9/2025) pagi.

Korban kecelakaan adalah seorang suporter Timnas bernama Nauval (20) warga Tanjungsari, Boyolangu tewas dalam kecelakaan setelah pulang menonton laga Timnas di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Menurut informasi yang beredar di sosial media, korban berempat berangkat ke Surabaya dengan mengendarai sepeda motor, usai pertandingan korban bersama empat temannya juga kembali naik sepeda motor untuk kembali pulang ke rumahnya di Tulungagung.

Namun di tengah perjalanan korban yang berada di barisan berkendara di belakang mengalami kecelakaan diduga kareka kecapekan dan mengantuk setelah perjalanan dari Kota Surabaya dengan mengendarai sepeda motor, sepeda motor oleng dan kendaraannya menghantam tembok hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Yang lebih mengenaskan Nauval salah satu remaja penggemar Timnas Indonesia dari desa ini menurut tetangga korban, ia sedang berencana untuk melakukan lamaran, tetapi yang pasti acara lamaran batal karena yang bersangkutan telah menghadap sebelum acara digelar.

Sementara kepergian Djalu diketahui meninggal dunia karena sakit saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia vs Lebanon pada FIFA Matchday di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (8/9/2025) malam.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Wabub Jatim Emil Dardak yang mendengar langsung menyampaikan duka cita dan langsung mendatangi rumah duka usai pertandingan Indonesia vs Lebanon.

“Kami ingin mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu suporter Ultras Garuda, saudara Djalu Fristianto. Insya Allah habis ini juga saya akan menengok,” ujar Erick kepada wartawan di Surabaya.

Menurut informasi Djalu diduga memiliki riwayat sesak napas atau asma, ketika berada di Gate 17 Stadion GBT diduga penyakitnya kambuh hingga mengalami sesak nafas tak sadarkan diri.

Begitu pingsan di dalam Stadion GBT Djalu sempat dibawa ke posko kesehatan, namun akhirnya dirujuk ke RSUD Bhakti Dharma Husada.

Namun sayang nyawa Djalu tak terselamatkan dan dia dinyatakan meninggal dunia saat tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.

Selain Erick, perwakilan dari Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Surabaya juga akan berkunjung ke rumah duka.

“Saya rasa dari Pemda Jawa Timur dan juga Surabaya sama (akan berkunjung), saya rasa bela sungkawa yang mendalam,” ucap Erick.

Duel Timnas Indonesia vs Lebanon sendiri berakhir dengan skor imbang 0-0, namun Indonesia yang mendominasi permainan serta penguasaan bola kesulitan membobol rapatnya pertahanan Lebanon.

Hasil imbang itu membuat Skuad Garuda hanya meraih satu kemenangan dalam dua laga FIFA Matchday September, satu-satunya kemenangan itu didapat usai menghajar Taiwan 6-0. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *