Pada penerbangan perdana, pesawat dari Medan membawa sekitar 170 penumpang. Sebanyak 130 orang turun di Bandung, sedangkan 40 penumpang melanjutkan perjalanan ke Denpasar.
Farhan mengatakan Pemkot Bandung bersama Lanud Husein Sastranegara dan pengelola bandara terus membenahi fasilitas pendukung.
Penataan kabel udara serta pembahasan akses langsung dari Gerbang Tol Pasteur menuju bandara menjadi bagian dari rencana berikutnya.
Sementara itu, Direktur Utama Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan pembukaan rute Super Air Jet Medan Bandung Denpasar merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas konektivitas udara.
Untuk sementara, penerbangan dilayani setiap hari menggunakan Airbus A320-200 dengan kapasitas 180 penumpang. Tingkat keterisian penerbangan perdana disebut telah melampaui 90 persen.
Antusiasme tersebut membuat perusahaan menyiapkan ekspansi lanjutan. Sejumlah kota seperti Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Pekanbaru masuk dalam rencana pengembangan jaringan penerbangan Bandung.
Daniel juga menyatakan kesiapan Super Air Jet jika Bandara Husein kembali melayani penerbangan internasional. Kuala Lumpur disebut sebagai salah satu pasar yang berpotensi dikembangkan.
Dengan tambahan rute dan rencana ekspansi tersebut, Bandara Husein Sastranegara kembali mendapat momentum untuk memperkuat perannya sebagai pintu masuk dan penghubung perjalanan udara dari dan menuju Bandung.***





