KITAINDONESIASATU.COM – Sungai Sarandi di Buenos Aires, Argentina, berubah warna menjadi merah tua.
Perubahan itu diduga akibat kebocoran zat pewarna dari pabrik di sekitarnya.
Peristiwa ini terjadi di Sungai Sarandí, yang mengalir melalui munisipalitas Avellaneda, sekitar 9,6 km dari ibu kota, dan memicu kekhawatiran warga yang telah lama mengeluhkan pencemaran industri di wilayah tersebut. Demikian dilaporkan The Guardian pada Jumat, 7 Februari 2025.
Menurut laporan media lokal La Verdad, penduduk setempat mencium bau menyengat dari air sungai dan menduga bahwa penyebabnya berasal dari fasilitas penyamakan kulit di sekitar area tersebut.
María Ducomls, salah satu warga, menggambarkan sungai itu seperti “aliran darah” dan menyebut kejadian ini sebagai bagian dari rangkaian pencemaran yang terus terjadi.
Ducomls, yang berusia 52 tahun, mengungkapkan bahwa keluarganya terbangun akibat bau tidak sedap pada Kamis pagi.
Ia juga menyoroti bahwa hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait pencemaran yang berulang, meskipun masyarakat telah sering mengajukan keluhan.
Ia menambahkan bahwa air Sungai Sarandí sebelumnya pernah berubah warna menjadi kebiruan, kehijauan, merah muda, hingga ungu, dengan lapisan minyak di permukaannya.
Menanggapi kejadian ini, otoritas lingkungan setempat telah melakukan penyelidikan.
Dalam pernyataan resmi, mereka menyebut bahwa laporan pertama mengenai perubahan warna air diterima pada pagi hari tanggal 6 Februari.
Tim laboratorium analisis bergerak dikerahkan ke lokasi untuk mengambil dua liter sampel air guna dilakukan pemeriksaan kimia dan kromatografi cair, dengan dugaan awal bahwa pencemaran disebabkan oleh pewarna organik.
Sementara itu, seorang jurnalis AFP melaporkan bahwa warna merah di sungai mulai memudar.- ***





