KITAINDONESIASATU.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mempersiapkan pembangunan jalan baru sebagai solusi jangka panjang untuk menggantikan akses Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Bogor Selatan, yang sempat mengalami longsor beberapa waktu lalu.
Langkah ini diambil setelah kajian teknis yang di ajukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menunjukkan bahwa kontur tanah di lokasi tersebut tergolong labil dan memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap longsor.
Jalan pengganti ini dinilai akan memberikan akses yang lebih aman dan stabil bagi masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas kawasan selatan Kota Bogor.
Ketua Fraksi Demokrat Solidaritas Indonesia (DSI) DPRD Kota Bogor, Subhan, mengungkapkan bahwa permohonan penanganan teknis bencana sudah dikirimkan oleh Wali Kota Bogor sejak 21 April lalu.
Hasil identifikasi lapangan per 14 Juli 2025 menegaskan bahwa tanah di kawasan tersebut mengandung kadar air tinggi dan rentan mengalami pelapukan.
“Dari hasil analisis, kondisi tanah memang tidak stabil. Apalagi ditambah potensi penyerapan air yang tinggi. Ini diperkuat lagi dengan kajian teknis dari Balai Teknik Perkeretaapian. Penanganan akan dilakukan melalui dua tahap,” jelas Subhan, yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bogor, Kamis 17 Juli 2025.
Menurutnya, Pemkot Bogor telah mengantongi rekomendasi dari Dinas Bina Marga untuk mempertimbangkan pengalihan jalur sebagai solusi, mengingat upaya perbaikan di titik longsor dinilai tidak efektif dan berisiko tinggi.
“Salah satu rekomendasinya adalah alih fungsi jalur lama. Kami sedang dalam tahap persiapan pembebasan lahan untuk pembangunan jalur alternatif tersebut,” katanya.
Namun, proses penganggaran masih menjadi perhatian utama. Subhan menyebutkan bahwa appraisal (penilaian) harga tanah baru akan tersedia usai penyelesaian Detail Engineering Design (DED) yang rampung hari ini.
