Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya budidaya daun koka di Kolombia. Data UNODC (Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan) mencatat, luas perkebunan koka mencapai 253.000 hektar pada 2023, tertinggi sepanjang sejarah negara tersebut.
Sekedar diketahui, tanaman koka (Erythroxylum coca) adalah tumbuhan asli di barat laut Amerika Selatan dan memainkan peran penting dalam budaya Andes tradisional.
Daun koka ini berisi alkaloid kokain, yang merupakan dasar bagi obat kokain, sebuah stimulan kuat.***

