Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Arif Satria, mengeluarkan pernyataan resmi tentang serangan udara oleh militer Israel ke Sekolah Al-Tabi’een di wilayah Daraj, Jalur Gaza, Sabtu 10 Agustus.
Serangan membabi buta itu menewaskan sedikitnya 100 warga sipil. ICMI mengecam aksi ini sebagai tindakan tak terpuji, memalukan, keji karena menyerang bukan target militer, tetapi anak-anak sekolah dan perempuan.
Arif menegaskan bahwa ICMI akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan seperti yang dinikmati oleh Indonesia dan bangsa lainnya.
“Kami mengutuk kebrutalan Israel yang menunjukkan bahwa tindakan mereka terhadap Gaza adalah genosida yang terencana dan masif, menggunakan mesin-mesin pembunuh yang seharusnya dilarang di Gaza dan di wilayah sipil manapun di dunia,” ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Senin 12 Agustus 2024.
ICMI menyerukan kepada PBB dan komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Israel guna menghentikan serangan brutal yang menyebabkan kematian warga sipil yang tidak bersalah.
Dewan Keamanan PBB diminta untuk menegakkan keputusan Mahkamah Internasional dan menjatuhkan hukuman atas kejahatan perang dan kemanusiaan yang dilakukan Israel, serta menyusun rencana untuk mengakhiri pendudukan di Palestina.
Termasuk dalam rencana ini adalah mengirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Gaza, meskipun di wilayah konflik lain dengan kerusakan yang lebih ringan sudah diterjunkan pasukan gabungan dan bantuan kemanusiaan dengan dukungan internasional.
ICMI meminta pemerintah Indonesia untuk mengingatkan para pemimpin Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris serta negara-negara pendukung Israel untuk menghentikan dukungan mereka terhadap tindakan Israel, dan menghindari tindakan yang dapat memicu perang multinasional.
ICMI mengapresiasi sikap pemerintah Indonesia yang mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan investigasi menyeluruh atas tindakan Israel dan mendorong pengiriman bantuan kemanusiaan lebih banyak dari Indonesia ke Gaza.
ICMI mengajak komunitas internasional untuk terus mendukung Palestina dan menggerakkan penggalangan bantuan kemanusiaan secara masif dan terkoordinasi.
Selain itu, ICMI mengajak para pemimpin umat Islam dari berbagai organisasi di Indonesia untuk bergerak aktif dalam menghimpun kekuatan dan menyuarakan dukungan nyata untuk mengakhiri kejahatan Israel yang menghambat perdamaian dunia Islam.
ICMI mengajak para cendekiawan Muslim untuk menyumbangkan pemikiran mereka guna mencari solusi dan memberikan kontribusi terbaik dari bangsa Indonesia untuk perdamaian di Palestina, khususnya Gaza.
ICMI juga mengingatkan para imam masjid, pendakwah, dan khatib untuk terus menyelipkan doa demi keselamatan warga Palestina dan Masjidil Aqsa.- ***

