KITAINDONESIASATU.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mengkonfirmasi penyakit cacar yang dialami 21 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Blok I Kota Cilegon, Banten, berjenis cacar air.
Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (1/10/2024) yaitu sebanyak 21 siswa-siswi dari kelas 1B dan kelas 3A terkena penyakit cacar. Lantaran banyaknya penderita, sekolah terpaksa diliburkan 1 hari.
“Jenisnya cacar air. Awalnya dari seorang murid yang terkena, kemudian belum sembuh total, tapi masuk sekolah dan yang lainnya tertular,” kata Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cilegon, Tatang Priatna, Kamis (3/10/2024).
Selain cacar, kata Tatang, pihaknya juga menerima laporan bahwa penyakit parotitis atau gondong juga dialami oleh siswa dan guru di SD Negeri Blok I Kota Cilegon. “Yang kena parotitis itu ada 3 orang, 2 siswa laki-laki dan 1 guru,” ungkap Tatang.
Hingga saat ini, penderita penyakit tersebut belum ada penambahan jumlah dan hanya terjadi di SD Negeri Blok I Kota Cilegon. “Tidak ada penambahan kasus dan kasus di sekolah lain pun tidak ada,” ujar Tatang.
Untuk mengantisipasi menularnya penyakit tersebut, Tatang menyampaikan Dinkes Cilegon telah memberikan penyuluhan terhadap dewan guru dan wali murid, serta menekankan pola hidup bersih dan sehat.
“Kita sudah lakukan penyemprotan disinfektan dan juga memberikan masker. Apabila ada anak yang bergejala, disarankan untuk berobat ke Puskesmas dan isolasi mandir sampai membaik,” kata Tatang.
Cacar air adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster (VZV) yang sangat menular. Gejala cacar air adalah munculnya ruam merah dan gatal-gatal yang biasanya dimulai di area wajah dan badan, kemudian menyebar keseluruh tubuh.(Yok)

