“Saya yakin semua yang hadir tetap memilih NKRI dan bersama menjaga serta membangun bangsa,” tambahnya.
Puncak prosesi ditandai pembacaan deklarasi cabut baiat oleh perwakilan tiap faksi yang diikuti seluruh peserta. Setelah itu dilakukan penandatanganan surat pernyataan, hormat bendera, dan penciuman Merah Putih sebagai simbol kembalinya mereka ke pangkuan NKRI.
“Kami mengapresiasi keberanian para mantan anggota NII yang secara terbuka meninggalkan ajaran sebelumnya dan kembali ke nilai kebangsaan,” ujar Wakil Gubernur Jawa Barat.
Pemprov Jabar kembali menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi reintegrasi melalui pola pembinaan lanjutan. Sebagai bentuk penghargaan, Densus 88 AT Polri menyerahkan plakat kepada Wakil Gubernur Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi bukti kuat efektivitas pendekatan kolaboratif dalam menangani ekstremisme serta menonjolkan pentingnya sinergi aparat keamanan, pemerintah daerah, lembaga agama, dan masyarakat sipil.***


