KITAINDONESIASATU.COM – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI P) Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan kegelisahannya atas langkah mengejutkan yang diambil oleh bakal calon Wali Kota (Bacawalkot) Bogor, Dr. Raendi Rayendra.
Dalam pernyataannya, Atty mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada Dr. Rayendra untuk meminta klarifikasi atas keputusan sepihak yang diambil tanpa koordinasi dengan partai, yakni pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) dari partai politik lain.
“Kami sangat terkejut dengan tindakan ini. Surat klarifikasi sudah kami kirimkan, dan kami berharap Dr. Rayendra bisa memberikan penjelasan yang memadai,” ungkap Atty Somaddikarya, Rabu 21 Agustus 2024.
Menanggapi surat tersebut, Dr. Rayendra pun mengakui kesalahan yang terjadi. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa langkahnya untuk membuat KTA dari Partai Golkar diambil tanpa adanya komunikasi yang baik dengan DPC PDI Perjuangan.
“Saya akui, kurangnya koordinasi dengan PDI Perjuangan adalah kesalahan saya,” kata Dr. Rayendra.
Atty menambahkan bahwa PDI Perjuangan akan mengambil langkah tegas terkait penugasan yang telah diberikan kepada Dr. Rayendra.
“Dengan adanya penjelasan ini, PDI Perjuangan akan mempertimbangkan kembali penugasan yang telah diberikan. Ini bukan keputusan yang ringan, tetapi harus diambil demi kepentingan partai,” tegas Atty.
Lebih lanjut, Atty juga mengungkapkan kecurigaannya bahwa ada pihak yang berusaha menjebak Dr. Rayendra melalui skenario politik tertentu.
“Saya mencurigai adanya skenario politik dari pihak tertentu untuk menjebak atau memberikan harapan kosong kepada Dr. Rayendra. Ini bisa jadi bagian dari upaya agar dia gagal maju dalam Pilkada 2024,” jelasnya.


