News

Ratusan Pelajar MAN 1 Banyuwagi Mengalami Mual hingga Pusing Diduga Keracunan Menu MBG

×

Ratusan Pelajar MAN 1 Banyuwagi Mengalami Mual hingga Pusing Diduga Keracunan Menu MBG

Sebarkan artikel ini
MBG
Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis

KITAINDONESIASATU.COM – Ratusan siswa MAN 1 Banyuwangi diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka.

Sayangnya peristiwa itu tidak diketahui oleh media sehingga, peristiwa baru diketahui setelah tim kesehatan diturunkan untuk melakukan pemeriksaan pada Kamis (23/10/2025).

Para siswa mengalami gejala diare, mual, panas hingga sakit perut yang langsung mendapat respon dari Dinas Kesehatan setempat langsung menurunkan tim epidemiologi langsung melakukan pemeriksaan di sekolah.

Menurut informasi secara keseluruhan para siswa yang mengalami gejala diduga keracunan makanan itu sebanyak 112 siswa, yang langsung mendapatkan penanganan.

Baca Juga  Layanan SIM Kota Solo Bulan Februari 2025, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Tim Gabungan dari Puskesmas, Lakesda dan Balai Kekarantinaan Kesehatan diterjunkan ke lapangan yang langsung melakukan penanganan dan pemeriksaan kepada para korban.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi H Amir Hidayat menjelaskan awalnya menerima laporan pertama sejak Rabu malam (22/10/2025) hingga Dinas Kesehatan langsung menerjunkan tim untuk memeriksa keberadaan para siswa.

Kepala Dinas H Amir kepada wartawan Kamis (23/10/2025) menginformasikan jika hingga saat ini tinggal 4 siswa yang masih dalam observasi yang dilakukan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca Juga  Ipuk Fiestiandani, Sosok Inspiratif di Balik Kesuksesan Pariwisata Banyuwangi

Hingga saat ini tim kesehatan yang diterjunkan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber penyebab dugaan keracunan yang dialami para siswa setelah menyantap menu MBG.

Tim telah diturunkan sebanyak dua tim, satu tim melakukan surveilans dan pendataan di sekolah sementara tim yang lain mengambil sempel makanan dan rectal swab pengelola makanan, untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium.

Dari hasil pemeriksaan dugaan sementara mengarah kepada kontaminasi bakteri, kemungkinan berasal dari makanan yang dikonsumsi sebelumnya, tetapi itu semua masih menunggu kepastian dari hasil laboratorium. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *