KITAINDONESIASATU.COM – Radja Nainggolan sedang menjadi trending, banyak dibahas karena ditangkapn oleh kepolisian Belgia, Senin (27/1/2025) pagi Brussel, Belgia.
Nainggolan ditangkapn setelah serangkaian penggeledahan rumah oleh pihak kepolisian terkait perdagangan kokain.
Melansir dari Brussels Times, Polisi berhasil menangkap 16 orang dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai Rp 6 miliar dan jam tangan mewah.
Kemudian ada juga perhiasan, barang-barang mewah, senjata api dan 2,7 kg kokain.
Mantan pemain dari Inter Milan dan Bhayangkara FC tersebut diduga melakukan perdagangan kokain di Amerika Selatan ke Eropa.
Penyelidikan ini melibatkan impor kokain dari Pelabuhan Antwerp di Belgia yang disalurkan ke dalam negeri.
Sebanyak 30 penggeledahan dilakukan oleh Polisi Federal Yudisial Brussels di wilayah Antwerp, Brussels, dan sekitarnya.
- Meta Luncurkan Style Sketch, Aplikasi Fashion Berbasis AI yang Bisa Pilihkan Outfit
- Wamenaker Tekankan Keterampilan Digital dan Pelindungan Hak Insan Pers di Era AI
- Elon Musk Ramal Banyak Perusahaan AI Berguguran pada 2027, Ini Penyebabnya!
- Rekening KKS Mulai Bertambah Saldo, KPM Perlu Tahu Status Bansos Tahap 4
- Harga iPhone November 2026: iPhone 15 dan 16 Naik, iPhone 18 Pro Justru Turun
Meskipun penangkapan telah dilakukan, informasi lebih lanjut belum dirilis karena interogasi masih berlangsung.
Kasus penggeledahan ini sangat membeludak karena melibatkan pesepak bola internasional, Radja Nainggolan.
Namun Nainggolan yang saat ini bermain untuk klub Lokeren Temse dan pengacaranya, Omar Souidi menegaskan kalau Nainggolan tak terlibat sama sekali dalam kasus ini.
Saat ini, penyelidikan masih berlangsung, dan lebih banyak informasi diperkirakan akan terungkap setelah proses interogasi selesai.
Jadi belum bisa dipastikan Nainggolan benar-benar terlibat sampai ada rilis resmi dali pihak kepolisian Belgia.



