KITAINDONESIASATU.COM – Tak mudah menjadi seorang pelatih sepakbola. Ia dituntut memiliki skill khusus sepakbola.
Tugas pelatih sepak bola mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan tim dan pengembangan pemain.
Seorang pelatih sepak bola harus memiliki pengetahuan mendalam tentang permainan, keterampilan kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah dalam kompetisi dan latihan.
Berikut adalah profil pelatih Indonesia, Shin Tae-yong dan Pelatih Australia, Graham James Arnold;
Shin Tae-yong
Shin Tae-yong adalah seorang pelatih berlisensi Pro UEFA dan mantan gelandang serang.
Sebelum menjadi pelatih, Shin aktif sebagai pemain sepak bola dan memulai karier pelatihannya sebagai asisten manajer di Brisbane Roar.
Ia mengantarkan Seongnam FC menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan membawa timnas Korea Selatan U-23 mencapai final Piala Asia 2015 setelah 27 tahun.
Shin juga sukses membawa timnas Korea Selatan U-20 ke Piala Dunia FIFA 2017 dan memenangkan EAFF E-1 2017. Prestasi terbesarnya adalah lolos ke Piala Dunia FIFA 2018.
Di bawah asuhannya, Indonesia menjadi finalis AFF 2020, kemudian lolos ke Piala Asia AFC 2023, dan mencapai semifinal Piala Asia U-23 2024.
Shin Tae-yong juga berhasil membawa timnas Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Graham Arnold
Graham James Arnold adalah seorang pelatih sepak bola dan mantan pemain nasional Australia.
Sebelum memasuki dunia kepelatihan, Arnold dikenal sebagai pemain handal, memulai kariernya di liga junior sebelum bergabung dengan Sydney Canterbury Marrickville dan kemudian Sydney United.
Di Sydney United, ia meraih kesuksesan dengan memenangkan Liga Negara Bagian NSW dan promosi ke NSL, mencetak 67 gol dalam 178 pertandingan.
Arnold mejadi Pemain Terbaik NSL pada 1986 dan mencetak 17 gol pada musim itu.
Ia juga bermain untuk tim nasional Australia dalam 88 pertandingan, mencetak 33 gol.
Setelah pensiun sebagai pemain, Arnold memulai karier kepelatihannya pada 1998 sebagai pemain/manajer Northern Spirit FC.
Pada tahun 2000, ia bergabung sebagai asisten pelatih tim nasional Australia dan berperan dalam kampanye Piala Dunia FIFA 2006.
Arnold kemudian menjadi manajer Central Coast Mariners dan sukses meraih dua Liga Utama serta satu kejuaraan. Di Sydney FC, ia memenangkan dua Liga Utama A-League, satu kejuaraan, dan satu Piala FFA, serta tiga penghargaan Pelatih Terbaik Tahun Ini. Setelah Piala Dunia FIFA 2018, Arnold menjabat sebagai pelatih kepala Socceroos dan tim U-23, memimpin Australia ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2022 dan Piala Asia 2023.- ***

