News

Presiden Prabowo Ingatkan Menteri untuk Hemat Anggaran dalam Kunjungan Kerja ke Luar Negeri

×

Presiden Prabowo Ingatkan Menteri untuk Hemat Anggaran dalam Kunjungan Kerja ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto. (Ist)
Presiden Prabowo Subianto. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada para menteri terkait kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. 

Dalam acara deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, GBK, Prabowo meminta para menteri agar tidak terlalu sering menggunakan anggaran negara untuk kegiatan kunker ke luar negeri. 

Ia mengimbau, jika ingin bepergian ke luar negeri, menteri sebaiknya menggunakan dana pribadi, bukan APBN.

Prabowo juga menyarankan untuk mengurangi aktivitas seminar dan studi banding ke luar negeri. 

BACA JUGA : Prabowo Minta Menteri dan Pejabat Negara Kurangi Seminar & Kunjungan Kerja ke Luar Negeri

Menurutnya, para menteri seharusnya sudah memahami masalah yang ada beserta solusinya, sehingga tidak perlu melakukan studi banding yang dinilai hanya menguras anggaran. 

“Jadi kurangi yang seminar-seminar, yang apalagi itu kunjungan kerja, studi banding,” kata Prabowo pada 2 November 2024.

“Mau studi apa gitu lho? Kalian sudah tahu masalahnya apa, jangan terlalu banyak studi-studi,” imbuhnya. 

Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto akan menjalani kunjungan kerja ke luar negeri selama sekitar dua pekan, menurut pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani. 

Muzani mengungkapkan bahwa kunjungan ini direncanakan berlangsung sekitar 15 hingga 16 hari, dimulai dari tanggal 8 November hingga 24 November.

Dalam perjalanan ini, Prabowo akan mengunjungi sejumlah negara seperti China, Amerika Serikat, dan Inggris. 

Selain itu, ia juga akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Peru dan KTT G20 di Brasil.

Selama Prabowo berada di luar negeri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan bertindak sebagai kepala pemerintahan dalam negeri. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Kemensetneg akan menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk mengatur hal ini. 

Kepala Presidential Communication Office, Hasan Nasbi, juga menegaskan bahwa Gibran akan menjalankan tugas kepresidenan sementara Prabowo berada di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *