News

Prabowo Tunjuk Mayor Teddy Indra Wijaya Sebagai Seskab, Tak Perlu Pensiun dari TNI

×

Prabowo Tunjuk Mayor Teddy Indra Wijaya Sebagai Seskab, Tak Perlu Pensiun dari TNI

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 15
Seskab Teddy Indra Wijaya. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Mayor Teddy Indra Wijaya, yang sebelumnya merupakan ajudannya saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, untuk menduduki posisi sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab).

Meski Teddy telah dipercaya untuk mengemban peran strategis ini, ia tidak perlu pensiun dari dinas militer dan tetap aktif sebagai perwira TNI.

Penunjukan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan 48 menteri dan 5 kepala lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta. Namun, Teddy tidak termasuk dalam jajaran yang dilantik secara resmi pada hari itu.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa Mayor Teddy tetap aktif sebagai anggota TNI karena posisi Seskab saat ini bukan lagi setingkat menteri, berbeda dengan era pemerintahan sebelumnya.

Dasco mengatakan bahwa posisi Seskab kini berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), bukan lagi berdiri sendiri dengan status menteri seperti yang berlaku pada pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga  Bupati Garut Tinjau Layanan KB: Soroti Bahaya Kehamilan Usia 40 Tahun ke Atas

Oleh karena itu, Teddy tetap bisa menjabat sebagai Seskab tanpa harus pensiun dari dinas militer.

Dasco lebih lanjut menjelaskan bahwa perubahan struktur ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres).
Menurutnya, jabatan Seskab kini bisa diisi oleh aparatur sipil negara (ASN) atau personel TNI dengan pangkat maksimal eselon II atau setingkat Brigadir Jenderal.
Hal ini membuat jabatan Seskab serupa dengan beberapa posisi lain di lingkungan Istana yang juga bisa diisi oleh perwira TNI atau anggota Polri aktif.

Dalam konteks ini, Mayor Teddy tidak diwajibkan untuk mengakhiri karir militernya meskipun menduduki posisi penting di pemerintahan.

Dasco menambahkan bahwa penyesuaian ini memberikan fleksibilitas bagi pejabat militer atau sipil untuk mengambil peran dalam pemerintahan tanpa harus keluar dari lembaga tempat mereka bertugas.

Baca Juga  Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel Kebon Jeruk Jakbar, Ada Luka Lebam di Tubuh

Hal ini juga berlaku pada jabatan-jabatan lain di Kementerian yang kerap diisi oleh personel TNI atau Polri.

Oleh karena itu, Teddy tetap bisa menjalankan tugasnya di posisi strategis sebagai Seskab sekaligus melanjutkan pengabdiannya di TNI.

Sebagai perbandingan, pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), jabatan Sekretaris Kabinet memiliki status yang setara dengan menteri.

Pada saat itu, jabatan ini diisi oleh Pramono Anung, seorang politikus senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Berbeda dengan pengaturan saat ini, Pramono Anung menjabat sebagai Seskab dengan posisi dan tanggung jawab yang setara dengan menteri lainnya dalam kabinet.

Baca Juga  Hanif Faisol Nurofiq, Doktor Planologi Jadi Menteri Lingkungan, Siap Beraksi di Kabinet 'Merah Putih'

Perubahan struktur jabatan Seskab yang terjadi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran ini menjadi sorotan karena peran Seskab tetap sangat penting, terutama dalam mendukung presiden dan wakil presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Seskab bertanggung jawab untuk mengelola berbagai aspek manajemen kabinet, memberikan rekomendasi yang cepat dan tepat, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan efisien.

Sebagai Seskab, Teddy Indra Wijaya akan memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa setiap keputusan dan kebijakan pemerintah dijalankan dengan baik, serta memberikan dukungan manajemen kabinet yang optimal untuk menunjang program-program pemerintah.

Tantangan besar menantinya dalam menjalankan tugas ini, terutama dalam memastikan sinergi yang baik antara kementerian dan lembaga lainnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *