KITAINDONESIASATU.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen kepolisian untuk mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) Indonesia. Itu juga terlihat dari capaian pengungkapan 3.608 kasus dengan meringkus 3.965 tersangka sepanjang tahun ini.
“Polri berkomitmen akan mengerahkan segala sumber daya untuk menjaga stabilitas, kamtibmas, dan mendukung penuh misi Astacita guna mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Listyo dalam acara Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) 2024 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/12).
Menurut Kapolri, sepanjang tahun 2024, Polri dengan dukungan TNI dan pemangku kepentingan terkait, telah turun langsung mengamankan berbagai agenda internasional dan agenda nasional. Salah satunya adalah pemilihan umum, baik itu pemilihan presiden (pilpres) maupun pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak kemarin.
Jenderal Listyo menambahkan, meski pilkada telah usai, namun masih ada beberapa tahapan yang dilaksanakan hingga pelantikan kepala daerah pada bulan Februari mendatang. Ia pun memastikan bahwa Polri akan terus mengawal seluruh tahapan hingga akhir. “Polri akan terus mengawal sisa tahapan pilkada demi membawa perubahan positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berikutnya, sambung Listyo, Polri bersama pemangku kepentingan terkait tengah mempersiapkan rencana pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 guna menjamin keamanan dan kenyamanan. Dan upaya mendukung misi Astacita, Polri bersama kementerian/lembaga terkait membentuk Desk Pemberantasan Narkoba.
“Capaian pengungkapan sebanyak 3.608 perkara yang melibatkan 3.965 tersangka dan barang bukti senilai Rp2,88 triliun yang dapat menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kapolri.
Selain itu, desk lain yang dibentuk adalah Desk Pemberantasan Perjudian Daring. Sejak dibentuk pada 4 November 2024, telah dilakukan pengungkapan sebanyak 789 perkara yang melibatkan 937 tersangka, menyita barang bukti senilai Rp220 miliar dan men-take down 32.322 situs judi daring.
Kemudian, guna mendukung misi Astacita terkait swasembada pangan, Polri membentuk gugus tugas yang sampai dengan saat ini telah menyiapkan 13.217 hektare lahan untuk digunakan sebagai lokasi pertanian, peternakan maupun perikanan, serta 7.471 pekarangan yang telah dialihkan menjadi lahan produktif.
Dalam mendukung hal tersebut, Polri juga melakukan penguatan dari sisi sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan rekrutmen bintara kompetensi khusus (Bakomsus) di bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat.
“Termasuk kami juga melakukan rekrutmen terhadap SIPSS atau Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana yang bersumber, yang kami ambil dari sarjana yang kami sesuaikan dengan program-program ketahanan pangan Bapak Presiden,” tutup Listyo. (*)


