KITAINDONESIASATU.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia bergerak cepat merespons instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan dalam peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, GBK Jakarta, Jumat (28/11).
Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa anak-anak di wilayah terpencil tidak boleh lagi mempertaruhkan keselamatan hanya demi pergi ke sekolah.
Ia meminta Polri, mahasiswa teknik sipil, hingga TNI turun langsung membantu pembangunan jembatan di daerah-daerah yang masih terisolasi.
Presiden Prabowo menegaskan, “Saya minta polisi juga turun. Kompi-kompi Brimob diterjunkan, bantu rakyat di desa-desa untuk atasi ini. Masalah jembatan menjadi prioritas karena saya tidak rela anak-anak mempertaruhkan nyawanya setiap hari untuk bersekolah.”
Menindaklanjuti arahan tersebut, Satbrimob Polda Sulawesi Selatan di bawah pimpinan KBP M. Ridwan langsung mengerahkan satu SST personel dengan kemampuan Vertical Rescue dan Light Field Engineering (LFE) untuk membantu pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Soppeng.
Jembatan ini akan menghubungkan tiga desa yang selama ini terpisah sungai, yaitu Desa Watu, Mariritenggae, dan Marioriaja di Kecamatan Marioriwawo.


