Berita UtamaNews

Politik Dinasti dan Kotak Kosong, Sebuah Ujian Bagi Rakyat Kepri

×

Politik Dinasti dan Kotak Kosong, Sebuah Ujian Bagi Rakyat Kepri

Sebarkan artikel ini
Kantor KPU RI. (Ist)
Kantor KPU RI. (Ist)

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Rahmayandi Mulda menilai fenomena keluarga maju bersama dalam Pilkada di Kepri sangat tidak bagus bagi masa depan demokrasi.

“Akan dikuasai nanti oleh orang-orang tertentu atau dalam hal ini raja-raja kecil menjadi penguasa di daerah-daerah, khususnya di Kepri ini,” kata Rahmayandi Mulda kepada wartawan

Menurut Mulda,   politik dinasti tidak hanya terjadi di Kepri, namun hampir seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Ia mendorong agar masyarakat mendapat pendidikan politik agar dinasti politik tak tumbuh subur.

“Masyarakatnya juga yang sebenarnya jadi objek permasalahan perlu pendidikan politik dan edukasi diberikan ke masyarakat,” ujarnya.

Mulda menjelaskan secara aturan memang tak dilarang satu keluarga ikut dalam kontestasi pemilu, baik itu Pilpres, Pilkada dan Pileg selama yang bersangkutan memenuhi syarat.(*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *