KITAINDONESISATU.COM – Seorang anggota Polri menjadi korban pembacokan saat berusaha mencegah tawuran antar remaja di kawasan Bogor Utara, Minggu (5/10) dini hari.
Kapolsek Bogor Utara AKP Enjo Sutarjo mengungkapkan, polisi telah mengamankan dua pelaku, masing-masing berinisial MA (22) dan seorang remaja berusia 16 tahun.
“Dua orang sudah diamankan, masih kami periksa. Empat pelaku lainnya sudah teridentifikasi dan sedang kami buru,” ujar Enjo, Minggu (5/10).
Pelaku pertama diamankan di kawasan Tegallega setelah sempat kabur dan dikejar warga bersama anggota Polresta Bogor Kota dan Brimob. Sementara satu pelaku lain ditangkap di rumahnya pagi harinya oleh tim Reskrim Polsek Bogor Utara.
Insiden berdarah itu terjadi di Simpang Jalan Aljimar, saat korban, anggota Lemdiklat Megamendung berinisial MA (20), dalam perjalanan pulang. Ia menegur sekelompok remaja yang berboncengan tiga motor sambil membawa senjata tajam, diduga hendak tawuran.
Namun teguran baik itu malah berujung petaka. Para pelaku justru menyerang korban dengan golok dan samurai, menyebabkan luka serius di bagian lengan.
“Korban berusaha melerai, tapi malah diserang. Untungnya, patroli Raimas Polresta dan Brimob langsung datang dan menolong korban,” jelas Enjo.
Kini korban telah dilarikan ke rumah sakit, sementara empat pelaku lain masih dalam pengejaran intensif oleh polisi. (*)


