“Jadi memang ini sangat bagus sekali konsep ini, dan ini bisa diadopsi dan dipublikasi oleh kelompok-kelompok masyarakat lain yang ada di Kabupaten Garut,” tambahnya.
Ardhy berharap kegiatan yang digelar bersama kelompok tani tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia ingin berbagai upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Petani Bayongbong Diajak Kembali Semangat Bertani
Direktur Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Kadafi, menjelaskan kegiatan syukuran tersebut juga diisi dengan aksi penanaman bibit.
Menurut Mulyono, penanaman tersebut menjadi salah satu cara untuk mendorong masyarakat agar kembali bersemangat mengelola lahan pertanian. Upaya tersebut juga diharapkan dapat membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga sumber daya air.
Mulyono menilai ketersediaan air menjadi faktor penting dalam keberhasilan pertanian. Sebab, kualitas benih saja tidak cukup apabila lahan tidak memperoleh pengairan yang memadai.
“Margi (sebab) tidak ada manfaatnya bibit apa pun juga kalau airnya tidak ada,” tegasnya.



