KITAINDONESIASATU.COM – Ukraina meluncurkan salah satu serangan drone terbesar ke Moskow. Pasukan Ukraina terus maju di wilayah Kursk Rusia dengan serangan di kota-kota dan desa-desa garis depan.
Pada Rabu, 21 Agustus 2024, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa 11 drone kamikaze berhasil dicegat sebelum mencapai Moskow, termasuk di kota Podolsk yang dekat dengan bandara Domodedovo.
Warga melaporkan mendengar dengungan diikuti ledakan keras.
Rusia mengklaim telah menghancurkan total 45 drone, termasuk di wilayah perbatasan Bryansk dan Belgorod, serta di wilayah Kursk, Kaluga, dan Murmansk.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy meminta sekutu untuk mencabut pembatasan penggunaan senjata Barat terhadap target di Rusia, karena perang semakin meluas ke wilayah Rusia.
Kyiv mengembangkan program drone baru yang menargetkan infrastruktur penting Rusia, termasuk depot minyak dan kilang.
Serangan tersebut tampaknya berhasil, dengan kebakaran di depot minyak besar di Proletarsk, wilayah Rostov, masih berkobar beberapa hari setelah serangan drone.
Rusia sendiri secara rutin menggunakan drone untuk menyerang Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya.
Sejak invasi 2022, Rusia telah meluncurkan hampir 12.000 rudal dan drone ke Ukraina, dengan hanya 43% yang berhasil ditembak jatuh.
Di wilayah Kursk, drone Rusia menghancurkan kendaraan lapis baja Ukraina yang menuju desa Glushkovo. Ukraina dilaporkan telah mencapai pinggiran timur laut Korenovo, sementara Kremlin mengerahkan pasukan cadangan untuk menghentikan kemajuan Kyiv.
Sementara itu, pasukan Rusia terus maju di wilayah Donetsk timur, menguasai beberapa desa dan mendekati kota Myrnohrad dan Pokrovsk, dua pusat militer Ukraina.
Otoritas Ukraina telah mendesak warga sipil untuk segera evakuasi, mengingat serangan Rusia yang semakin intensif di wilayah tersebut.- ***
Sumber: The Guardian




