News

Pengunjung Jatuh dari Wahana Pendulum di Jatim Park 1, Korban Alami Patah Tulang Serius

×

Pengunjung Jatuh dari Wahana Pendulum di Jatim Park 1, Korban Alami Patah Tulang Serius

Sebarkan artikel ini
Pengunjung jatuh di jatim park (Pixabay/Sasin Tipchai)
Pengunjung jatuh di jatim park (Pixabay/Sasin Tipchai)

KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah insiden pengunjung jatuh mengejutkan terjadi di kawasan wisata Jatim Park 1, Kota Batu, Jawa Timur.

Pengunjung jatuh tersebut merupkan seorang remaja berusia 14 tahun dari wahana ekstrem 360° Pendulum pada Selasa, 8 April 2025, sekitar pukul 16.05 WIB.

Kejadian pengunjung jatuh ini terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian beredar luas di media sosial, memicu perhatian publik.

Kronologi Pengunjung Jatuh di Jatim Park

Saat itu, wahana permainan berjalan seperti biasa hingga tiba-tiba pengaman salah satu penumpang terlepas saat wahana berputar di ketinggian.

Baca Juga  Jadwal SIM Keliling Tangerang Raya dan Serang

Korban, berinisial RDP, sempat berpegangan pada pengaman badan sebelum akhirnya terlempar dan jatuh dari ketinggian sekitar 1,5 meter.

Suasana di sekitar lokasi berubah panik, dengan pengunjung lain menjerit histeris melihat insiden tersebut.

Operator wahana segera menghentikan permainan begitu melihat kejadian tersebut. Korban langsung dievakuasi ke klinik internal Jatim Park untuk mendapatkan penanganan pertama.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 16.20 WIB, RDP dirujuk ke RS Baptis Kota Batu sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Persada Hospital di Kota Malang atas permintaan keluarga.

Baca Juga  Febrian Ruddyard: Kolaborasi Pembiayaan Jadi Kunci Pembangunan Nasional

Di rumah sakit, korban dinyatakan mengalami patah dua tulang betis kanan serta patah tulang jari tengah dan jari manis tangan kanan.

Manajemen Jatim Park Group bergerak cepat merespons kejadian ini. Mereka menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perawatan medis korban.

Pihak manajemen juga mengungkapkan bahwa permintaan keluarga korban untuk dirawat di RS Persada dengan dokter pilihan mereka telah dipenuhi, termasuk pelaksanaan tindakan operasi yang diperlukan.

Selain itu, wahana 360° Pendulum dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Evaluasi terhadap seluruh aspek keamanan wahana menjadi prioritas manajemen guna memastikan kejadian serupa tidak terulang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *