KITAINDONESIASATU.COM-Penertiban kabel semrawut di sejumlah jalan di wilayah Kota Tangerang Selatan terus belanjut hingga tahun 2025. Bahkan, tahun depan akan menyasar 10 ruas jalan.
“Itu (penertiban kabel semrawut-red) masih berjalan, tahun depan juga terus berjalan,” ujar Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, di Puspemkot Tangsel, Selasa (10/12/2024).
Pilar menjelaskan bahwa Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) sedang menunggu pengiriman kabel fiber optik yang akan dipasang di bawah tanah setelah dilakukan pemotongan kabel yang ada.
“Kabel fiber optik yang akan direlokasi dari atas ke bawah tanah itu berbeda. Apjatel mengaku masih menunggu pengiriman barangnya, yang diimpor dari Cina. Jadi, kalau sudah siap, barangnya langsung dipasang,” ujar Pilar.
Putra Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, ini menambahkan bahwa masalah kabel semrawut bukan hanya terjadi di Tangsel saja. Tetapi juga di banyak kota besar di Indonesia.
Seperti di Bandung, relokasi kabel serupa sedang dilakukan secara besar-besaran. “Saat saya ada kegiatan ke Bandung juga lagi relokasi besar-besaran, mudah-mudahan Tangsel juga kita dorong terus bersama Apjatel,” ujar Pilar.
Sejauh ini, Pemkot Tangsel telah berhasil membersihkan kabel semrawut di tiga ruas jalan utama, di antaranya Jalan Parakan, Jalan Benda Raya, dan Jalan Ciater Raya. Pembersihan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, dengan yang terakhir dilakukan di Jalan Benda Raya, tepatnya di depan Kantor Walikota Tangsel pada April lalu.
Pilar juga menambahkan bahwa pembersihan kabel semrawut telah meluas ke lima ruas jalan lainnya, yaitu Jalan Serua Raya, Jalan Menjangan, Jalan WR Supratman, Jalan Merpati Raya, dan Jalan Kelurahan.
“Kami targetkan tahun depan pembersihan di 10 ruas jalan. Kami siap, tapi masing-masing provider internet juga harus siap membeli barangnya, karena itu adalah tanggung jawab mereka,” janji Pilar.
