News

Gegerkan Warga Jember, Detik-detik Penemuan Jasad Bayi Perempuan yang Mengapung di Sungai

×

Gegerkan Warga Jember, Detik-detik Penemuan Jasad Bayi Perempuan yang Mengapung di Sungai

Sebarkan artikel ini
jasad bayi
ilustrasi Penemuan Jasad Bayo Mengapung Bersama Sampah di Aliran Sungai Mayang Jember. (Unsplash.com/)

KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini detik-detik penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di sungai Pringtali Jember.

Warga Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, digemparkan oleh penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di Sungai Pringtali pada Jumat sore, 21 Maret 2025.

Peristiwa ini terjadi menjelang waktu berbuka puasa, sekitar pukul 16.30 WIB.

Seorang warga yang hendak mandi di sungai melihat sosok mencurigakan tersangkut di tumpukan sampah. Saat didekati, ternyata itu adalah jasad bayi perempuan yang sudah tidak bernyawa.

Temuan ini segera dilaporkan kepada kepala kampung sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga  Ada Kabel Mengelupas Masuk Air, Remaja Tuban Wafat Saat Nyetrum Ikan di Sungai

Kapolsek Mayang, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi tersebut diduga baru dilahirkan pada pagi hari sebelum ditemukan.

Dugaan ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan tim medis puskesmas setempat yang mendapati bahwa tali pusar dan ari-ari bayi sudah tidak ada.

Respon Polisi tentang Penemuan Jasad Bayi

Penemuan Jasad Bayo Mengapung Bersama Sampah di Aliran Sungai Mayang Jember (Facebook/Info Warga jember)
Penemuan Jasad Bayo Mengapung Bersama Sampah di Aliran Sungai Mayang Jember (Facebook/Info Warga jember)

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian bersama perangkat desa segera mengevakuasi jasad bayi malang itu.

Bayi kemudian dibawa ke kamar jenazah RSD dr. Soebandi Jember untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Layanan SIM Keliling Pandeglang Hanya di Labuan

Penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap siapa yang tega membuang bayi tak berdosa itu. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan bahwa bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya sendiri.

Polisi terus mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari warga sekitar untuk mengungkap pelaku. Hingga kini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *