News

Penemuan Bayi Meninggal di Depan Toko Jember Bikin Geger Warga, Terbungkus Kardus

×

Penemuan Bayi Meninggal di Depan Toko Jember Bikin Geger Warga, Terbungkus Kardus

Sebarkan artikel ini
Penemuan Bayi Meninggal di Depan Toko Jember (Instagram/infojember)
Penemuan Bayi Meninggal di Depan Toko Jember (Instagram/infojember)

KITAINDONESIASATU.COM – Suasana pagi di Perumahan Ajung Residence, Dusun Ajung Wetan, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jember, mendadak mencekam setelah warga dikejutkan dengan penemuan bayi meninggal.

Penemuan bayi meninggal tersebut dalam kondisi mengenaskan, terbungkus kardus dan tergeletak di depan sebuah toko milik warga pada Selasa pagi 22 April 2025 sekitar pukul 08.00 WIB.

Mayat bayi malang itu pertama kali ditemukan di depan rumah sekaligus toko milik seorang warga bernama Rozak.

Kronologi Penemuan Bayi Meninggal

Menurut keterangan warga sekitar, sekitar pukul 07.00 pagi, lokasi tersebut masih tampak sepi dan tidak menunjukkan tanda-tanda keberadaan kardus mencurigakan.

Namun hanya berselang sekitar satu jam, kardus berisi bayi tersebut sudah berada di depan pagar toko, menandakan kemungkinan pelaku membuangnya dalam kurun waktu yang sangat singkat.

Kondisi bayi cukup memprihatinkan. Meski secara fisik terlihat sehat, pada bagian perut terdapat luka terbuka yang mengeluarkan darah, diduga akibat pencabutan tali pusar secara tidak semestinya.

Hal inilah yang memperparah keadaan dan menambah kengerian warga yang menemukan jasad tersebut.

Usai penemuan, warga segera melaporkan kejadian itu kepada ketua RT dan dilanjutkan ke Polsek Ajung.

Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Jember dan tenaga medis dari Puskesmas setempat tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi jenazah.

Sayangnya, CCTV milik pemilik toko yang seharusnya dapat merekam pelaku dalam aksi pembuangan tersebut diketahui dalam keadaan rusak.

Sementara itu, rekaman dari kamera pengawas perumahan masih diperiksa lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab.

Jenazah bayi tersebut kini telah dibawa ke RSD dr. Soebandi Jember untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *