KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP), Ariyes Budiman, memastikan bahwa proposal anggaran perayaan tahun baru yang diajukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP telah ditarik usai menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Menurut Ariyes, penarikan tersebut dilakukan atas instruksi langsung Ketua PAC berinisial ED kepada panitia acara. ED meminta seluruh proposal yang telah diedarkan untuk segera ditarik kembali.
“ED sudah memerintahkan panitia menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar,” ujar Ariyes, dikutip Minggu (30/12/2024).
Ariyes menambahkan, ED telah dipanggil dan diberikan sanksi administrasi.
Ia menilai langkah mengajukan permintaan sumbangan untuk perayaan tahun baru merupakan tindakan keliru.
Sebab, sebelumnya organisasi telah melarang pengedaran proposal tanpa kejelasan peruntukan.
“MPN, MPW, dan MPC sudah mengeluarkan instruksi tegas untuk melarang proposal terkait tahun baru, THR, atau lainnya yang tidak jelas,” tegas Ariyes.
Dalam klarifikasinya, ED mengungkapkan bahwa proposal bersifat sukarela tanpa unsur paksaan kepada pelaku usaha.
Dana yang dihimpun rencananya akan dialokasikan untuk kegiatan santunan anak yatim dan pengajian, meskipun rincian tersebut tidak tercantum dalam proposal.
ED juga meminta maaf kepada masyarakat dan organisasi, serta menyatakan kesiapannya menerima sanksi demi pembinaan internal.
Sebelumnya, foto proposal yang memuat alokasi anggaran perayaan tahun baru senilai Rp 44 juta sempat viral.
Dalam proposal tersebut, tercantum rincian untuk tarian anak-anak dan hiburan dangdut senilai Rp 15 juta. (Joy Andre/Yo)


