Melalui insentif, Herman berharap para camat membangun wilayahnya tidak saja dari perspektif kab/kota tapi sudut pandang provinsi. “Bukan perspektif kecamatan untuk kecamatan,” cetus Herman.
“Posisi Bapak Ibu (Camat) sangat strategis. Jawa Barat maju atau tidak salah satunya ditentukan oleh kinerja camat,” tambahnya.
Menurutnya, kecamatan hebat jika desa atau kelurahannya hebat. “Artinya kita harus mulai dari lapangan, pastikan desa hebat, pastikan kelurahan hebat yang paling bertanggung jawab atas hebatnya desa kelurahan adalah camat,” ujarnya.***

