KITAINDONESIASATU.COM – Untuk mengatasi anak-anak nakal di Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki cara tersendiri. Artinya, tidak mengikuti kebijakan Pemprov Jawa Barat yang mengirim anak nakal ke barak militer. Pemprov DKI Jakarta punya cara yang humanis.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim menegaskan, bahwa Pemprov DKI memiliki kebijakan sendiri untuk mendidik anak-anak dan membina warganya.
Di antaranya dengan melahirkan kebijakan perpanjangan jam operasional taman dan perpustakaan yang semula hingga sore hari, menjadi malam hari.
“Kami menerapkan banyak hal tapi lebih memadatkan kegiatan-kegiatan positif, makanya taman dibuka sampai malam. Artinya memberi ruang bagi anak-anak muda untuk berkreasi di tempat yang seharusnya termasuk perpustakaan,’’ katanya.
Di sisi lain, Pemrpob DKI berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk memberantas premanisme di Jakarta. Operasi penanggulangan premanisme dilaksanakan selama 15 hari, yakni pada 15 Mei hingga 30 Mei 2025.
“Kami menyambut baik, positif operasi ini. Tidak ada tempat untuk kekerasan di Kota Jakarta,’’ucapmnya. (*)

