“Kami datang ke Medan karena Pemko Medan memiliki PAD yang lebih besar, jadi kami perlu banyak belajar mengenai pengelolaan aset, termasuk di bagian umum,” jelas Nina Suzana.
Studi tiru ini diisi dengan diskusi dua arah yang memungkinkan kedua daerah untuk berbagi informasi dan inovasi yang sudah diterapkan. Acara tersebut diakhiri dengan saling bertukar cendera mata antara kedua pihak sebagai simbol kerjasama yang baik. (lik/aps)

