News

Pemko Banjarmasin Wajibkan ASN Jadi Nasabah Bank Sampah, Langkah Nyata Kendalikan Sampah Kota

×

Pemko Banjarmasin Wajibkan ASN Jadi Nasabah Bank Sampah, Langkah Nyata Kendalikan Sampah Kota

Sebarkan artikel ini
bank sampah asn pemko banjarmasin
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko wajib jadi nasabah bank sampah (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengambil langkah tegas untuk mengendalikan timbunan sampah. Mulai tahun ini, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko wajib jadi nasabah bank sampah sebagai upaya memperkuat pola pemilahan dan pengurangan sampah dari rumah tangga.

Kebijakan ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, usai memantau aksi Mamisah Ratik Bahurup wan Sembako dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Minggu (20/7/2025).

“Selama ini hanya imbauan tanpa pengawasan. Sekarang akan ada evaluasi rutin, daftar ASN yang aktif jadi nasabah juga akan diperiksa,” kata Ikhsan.

Baca Juga  APBD 2025 Terancam Defisit, Pemko Banjarmasin Didesak Hemat dan Genjot Pajak Daerah!

Pengawasan akan dikawal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin. Dengan total ASN Pemko yang mencapai lebih dari 6.000 orang, Pemko optimistis dampaknya akan terasa langsung di lapangan.

“Bayangkan kalau tiap ASN rutin memilah dan setor sampah ke bank sampah. Volume sampah ke TPA bisa turun signifikan,” jelas Ikhsan.

Ikhsan menegaskan ASN harus jadi contoh. Jika pegawai pemerintah disiplin memilah sampah, masyarakat akan ikut terbiasa.

Direktur Bank Sampah Induk Kota Banjarmasin, Fathurahman, mendukung penuh kebijakan ini. Ia yakin status wajib akan membawa efek domino dalam pengelolaan sampah di kota.

Baca Juga  Pemko Banjarmasin Targetkan Bebas Jamban Apung

“Kalau ada surat edaran resmi dari Wali Kota, ASN pasti lebih serius. Dulu hanya imbauan,” ujarnya.

Saat ini, Pemko menunggu efektivitas aturan yang bakal segera diterbitkan. Kebijakan ini diharapkan jadi tonggak baru pengelolaan sampah berbasis komunitas di Banjarmasin — dimulai dari ASN sebagai motor penggerak. (Anang Fadhilah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *