Menurut Irwan, dalam beberapa bulan terakhir kawasan Sungai Bilu mulai diminati wisatawan mancanegara. Namun, masih banyak warga yang belum terbiasa menyapa atau berinteraksi dengan Bahasa Inggris dasar.
“Padahal, menyapa ‘hello’ atau memberi penjelasan sederhana bisa membuat wisatawan merasa lebih nyaman dan betah. Karena itu, kami merancang kurikulum sederhana mulai dari speaking, writing, hingga English for eco-tourism,” ujarnya. (Anang Fadhilah)


