News

Pedagang Telur Gulung Tewas di Depan Kontrakan dengan Kondisi Kepala Bocor dan Kaki Diikat

×

Pedagang Telur Gulung Tewas di Depan Kontrakan dengan Kondisi Kepala Bocor dan Kaki Diikat

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi. (Ist)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pedagang telur gulung tewas dianiaya warga di Jalan Asem Baris Raya RT 07/05, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Korban menjadi bulan-bulanan warga karena sebelumya diduga membawa kabur sepeda motor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, MR tukang telur gulung yang ditemukan tewas di depan rumah kontrakan. Pria itu dikeroyok warga akibat karena diduga membawa kabur motor milik bosnya di kawasan Jakarta Selatan.

“Pada hari Selasa (3/12) pukul 09.00 WIB telah terjadi penemuan mayat di Jalan Asem Baris Raya Gang VI Nomor 2, RT007/ RW005, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan,” kata Kombes Ade Ary, Rabu (4/12).

Dikatakan Ade Ary, kasus tersebut berawal pada Senin (25/11), di mana pria berinisial AS yang juga pemilik usaha telur gulung menyuruh MR belanja telur. Namun, ketika suruh untuk belanja, pria itu tidak kembali lagi ke tempat kerjanya.

“Karena tak terlihat lagi, AS menginfokan kepada grup ojek daring. Setelah itu keberadaan MR dan mendapati keberadaan dia di Stasiun Bekasi, kemudian AS meminta saksi lain yaitu MF untuk menemani ke lokasi pada hari Senin (2/12) sekitar pukul 22.30 WIB, ” ujar Ade Ary.

Dijelaskan Ade Ary, saat di lokasi bertemu dengan MR tetapi dia malah melarikan diri. Melihat hal itu, AS teriak maling motor dan diikuti ojek online yang di lokasi sehingga korban akhirnya tertangkap dan diamuk masa.

“Kemudian usai kejadian tersebut keduanya membawa korban ke kontrakan pada hari Selasa (3/12) sekitar pukul 04.40 WIB di Jalan Asem Baris Raya, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, ” katanya.

Kombes Ade Ary menambahkan, MR diamankan di halaman kontrakan dalam keadaan sudah luka berdarah bagian kepala dengan keadaan kaki tangan diikat tali oleh AS dan ditinggal tidur.

“Selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIB, MF datang ke kontrakan dan ditanyakan oleh warga tentang keadaan korban dan dia membangunkan MR, kemudian AS membangunkan korban tetapi ternyata sudah meninggal dunia,” kata Ade Ary.

Ade Ary menambahkan atas kejadian tersebut saat ini sedang dilakukan penyelidikan guna tindakan lebih lanjut dan ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *