KITAINDONESIASATU.COM- Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengejutkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong dengan melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Selasa 8 April 2025 kemarin, Rudy menyasar pelayanan publik, termasuk meninjau fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut bahkan tak hanya itu sidak inipun menyasar ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Cibinong.
Sidak ini tidak hanya sekadar formalitas; tujuan utamanya adalah memastikan operasional instansi pemerintahan berjalan lancar serta kualitas layanan publik terjaga.
“Walaupun siswa-siswi masih libur, kami pastikan para guru dan kepala sekolah sudah kembali bekerja sesuai ketentuan. Kami juga ingin menjadikan SMP Negeri 2 Cibinong sebagai contoh SMP Negeri unggulan di Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Rudy, pada keterangan tertulisnya, Rabu 9 April 2025.
Di RSUD Cibinong, rasa syukur Rudy tak terbendung melihat seluruh jajaran, mulai dari direktur hingga tenaga medis, sudah kembali beraktifitas normal setelah cuti Lebaran.
“Alhamdulillah, tidak ada yang izin, semuanya masuk untuk melayani masyarakat. Kami juga berharap RSUD Cibinong ini bisa menjadi rumah sakit umum daerah yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Dalam diskusinya, Bupati juga menegaskan salah satu fokus utama pemerintahannya: mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 100% pada tahun 2026.
“Untuk mencapai itu, kami membutuhkan anggaran sekitar 724 miliar rupiah, dan kami sudah mulai berkoordinasi dengan DPRD serta instansi terkait untuk mewujudkannya,” jelasnya.
Selain itu, Rudy mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan dan evaluasi kondisi jalan-jalan yang rusak di Kabupaten Bogor. “Prioritas kami adalah memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam waktu dekat,” tambahnya, menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Tak lupa, ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Terkait penanganan pungutan liar (pungli), Rudy menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor akan mengambil tindakan tegas untuk memberantas praktik tersebut, demi terciptanya lingkungan yang lebih baik dan aman bagi semua. (Nicko/Yo)

