Saat ditanya terkait black campaign atau politik identitas yang kerap ditujukan kepada dirinya, Dani mengaku tim pemenangan yang dibentuk tentunya memiliki strategi khusus dalam menghadapi hal tersebut.
Secara lugas, Ia menyebut tidak perlu membalas serangan berupa black campaign atau pun politik identitas terhadap dirinya dan pasangannya, dan lebih fokus pada menginformasikan prestasi yang telah diraih kepada masyarakat.
“Ini juga yang menjadi sikap Polmark Indonesia yang telah kita sepakati. Karena kami yakin dengan mengekspose kepada masyarakat dari sisi kebaikan saja sudah cukup untuk menarik pemilih terhadap kita,” tegasnya.
“Kalau keburukan kan kita semua juga punya, namanya manusia kita pasti punya sisi positif dan negatifnya dan kekurangan atau kelebihan. Tetapi kita fokus kepada kelebihan saja agar demokrasi yang sehat,” lanjutnya.
Dani juga menyebut tim pemenangan yang berasal dari partai politik koalisi serta para relawan tersebut akan fokus pada strategi-strategi pemenangan paslon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Dani-Romli di masa kampanye yang hanya ada sepanjang 16 hari.
