Civitas Akademika Paramadina mendesak koreksi mendasar dengan menekankan lima hal pokok:
Menegakkan moralitas dan integritas pejabat publik.
Membangun fondasi sosial berbasis nilai bersama.
Mereformasi budaya politik.
Menegakkan hukum yang adil dan berwibawa.
Menyusun kebijakan ekonomi yang berpihak pada masyarakat.
“Bangsa Indonesia tidak akan dapat berdiri tegak tanpa etika publik yang kokoh. Integritas adalah fondasi utama negara hukum dan demokrasi yang sehat,” demikian pernyataan Civitas Akademika Paramadina.
Mereka optimistis bahwa dengan keberanian moral dan kesungguhan kolektif, bangsa Indonesia dapat keluar dari krisis integritas serta membangun kembali kehidupan politik yang berlandaskan keadilan, kejujuran, dan kepentingan rakyat. (Anang Fadhilah)

