News

Over Kapasitas, TPA Burangkeng Butuh Perluasan Lahan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

×

Over Kapasitas, TPA Burangkeng Butuh Perluasan Lahan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Sebarkan artikel ini
TPA Burangkeng
Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Burangkeng sudah tidak lagi mampu menampung buangan sampah (Over Capacity) (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Tingginya produksi sampah harian di Kabupaten Bekasi membuat Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Burangkeng sudah tidak lagi mampu menampung buangan sampah (Over Capacity) yang setiap harinya dibuang di TPA tersebut.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Mansyur Sulaeman. Menurutnya kondisi tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.

“Jadi TPA kita kan memang sudah overload dari beberapa tahun yang lalu udah over kapasitas. Kita juga melayani itu kan setiap hari nya 600 sampai 700 ton per hari,” jelas Mansyur saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin 11 Nopember 2024.

Mansyur mengaku pihaknya telah membahas hal tersebut dalam rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) untuk pengajuan perluasan lahan TPA Burangkeng yang sudah tidak lagi mampu menampung sampah, agar ketinggiannya bisa terkendali.

“Nah kemarin kita sudah bahas dengan TAPD bahwa kita butuh lahan untuk perluasan agar supaya ketinggian nya ini bisa terkendali, karena jika tidak terkendali ini seperti ini kondisinya setiap hujan pasti longsor. Mudah-mudahan pengajuan kita di acc,” ungkapnya.

Selain perluasan lahan, dirinya juga mengungkapkan bahwa pihaknya mengajukan pengadaan teknologi pengelolaan sampah dengan mengunakan sistem RDF atau insenelator sehingga bisa mengurangi volume sampah yang ada di TPA Burangkeng.

Jadi menurutnya, selain lahan penampungan, TPA Burangkeng juga membutuhkan lahan dan peralatan pengelolaan sampah berbasis teknologi.

“Jadi kebutuhan lahan selain untuk lahan pembuangan diperlukan nya lahan buat pengelolaan teknologi nya baik untuk bangunan nya maupun alat-alat berteknologi itu kan butuh lahan dengan cakupan luas yang besar,” ucapnya.

Ia juga membeberkan saat ini luas lahan TPA Burangkeng sudah mencapai lebih dari 10 hektar, namun kondisinya sudah tidak lagi mampu menampung produksi sampah harian masyarakat di Kabupaten Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *