KITAINDONESIASATU.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengadakan rekrutmen baru untuk persiapan pengalihan tugas pengawasan atas Koperasi Simpan Pinjam (KSP) open loop dan indsutri kripto. Lowongan itu baru akan dibuka pada tahun 2025 mendatang dan menjaring tenaga ahli di bidangnya.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara mengatakan, pihaknya terus mengerahkan upaya persiapan menjelang pemberian mandat barunya tersebut pada 2025. Hal ini sebagaimana tertuang dalam amanat Undang-Undang (UU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Untuk mendukung itu, nantinya disiapkan tenaga kerja di bidang kripto dan koperasi open loop diisi oleh beberapa ahli dari internal OJK yang sudah ada. Selain itu, OJK juga akan membuka lowongan pekerjaan bagi pihak eksternal, setelah masa transisi pengawasan dari satuan kerja lain ke bidang baru ini akan dilakukan dalam jangka waktu 6-9 bulan.
“Termasuk kami lakukan rekrut tenaga baru yang berpengalaman dan skema onboarding terkait pengawasan ke industri,” kata Mirza, yang dikutip Senin (7/19).
Dikatakan Mirza, pihaknya akan mengadakan rekrutmen Pendidikan Calon Staff (PCS) batch 8 dan Pendidikan Calon Pegawai Tata Usaha (PCT) batch 2 segera pada akhir tahun ini. Langkah ini diharapkan bisa memenuhi industri kripto dan open loop di pusat dan daerah.
Demi mendukung pelaksanaan itu, OJK juga mempersiapkan anggaran pengawasan yang memadai sehingga transisi otoritas sebelumnya lancar. OJK juga menyediakan sistem informasi pengawasan yang sejak dua tahun lalu dikerahkan untuk pengembangan kualitas dan kompetensi pegawainya.
“Kami punya Institute yang mana OJK institute lakukan banyak sharing terhadap industri jasa keuangan, tapi mulai tahun lalu, kami gabungkan pelatihan untuk pegawai dan traing ke industri juga dilakukan di OJK Institute,” ungkap Mirza. (*)


