News

Oknum Tukang Ojek Pangkalan di Surabaya Bacok Teman Sendiri, Pelaku Ditangkap Setelah Dua Bulan Buron

×

Oknum Tukang Ojek Pangkalan di Surabaya Bacok Teman Sendiri, Pelaku Ditangkap Setelah Dua Bulan Buron

Sebarkan artikel ini
Ojek Pangkalan di Surabaya Bacok Teman (Pixabay)
Ojek Pangkalan di Surabaya Bacok Teman (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM Kasus kekerasan kembali terjadi di Surabaya. Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan nekat membacok temannya sendiri menggunakan senjata tajam.

Pelaku berinisial RP, 48 tahun, akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi setelah sempat melarikan diri selama dua bulan.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Korban dalam kejadian ini adalah SB, 53 tahun, yang diketahui juga bekerja sebagai tukang ojek pangkalan di lokasi yang sama.

Pertengkaran Berawal dari Emosi di Pangkalan Ojek

Insiden bermula ketika korban sedang berada di pangkalan becak di depan salah satu rumah sakit di Jalan Ahmad Yani. Saat itu pelaku datang dengan kondisi emosi dan langsung mendatangi korban.

Baca Juga  Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Polres Gresik Rabu 14 Mei 2025

Korban sempat mencoba meredakan situasi dengan meminta agar masalah tidak diperpanjang.

Namun pelaku justru melayangkan pukulan ke wajah korban hingga mengenai bagian bibir. Korban kemudian membalas dengan tangan kosong sehingga terjadi perkelahian.

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat melerai pertikaian tersebut. Setelah itu pelaku meninggalkan tempat kejadian sambil mengucapkan ancaman.

Pelaku Kembali dengan Celurit dan Melukai Korban

Sekitar lima menit kemudian, pelaku kembali ke lokasi dengan membawa celurit. Ia langsung menyerang korban yang berusaha melindungi diri menggunakan balok kayu.

Baca Juga  Hilang Lebih dari Sebulan, Petani Pasuruan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Hutan TNBTS

Korban akhirnya terjatuh saat mencoba melarikan diri. Pelaku kemudian mengayunkan celurit hingga melukai kaki kiri korban dan menyebabkan luka robek cukup serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *