News

Nelayan Hilang di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

×

Nelayan Hilang di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

Sebarkan artikel ini
Nelayan Hilang di Pantai Suwuk
Nelayan Hilang di Pantai Suwuk

KITAINDONESIASATU.COMSeorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Suwuk, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian oleh tim gabungan. Korban diketahui bernama Agus Setiawan (42), warga Kabupaten Banjarnegara.

Tim SAR menemukan jasadnya sekitar pukul 09.00 WIB di perairan yang berjarak kurang lebih 1,48 mil laut atau sekitar 2,74 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Upaya Pencarian Nelayan dan Kronologi Kejadian

Dalam proses pencarian, tim SAR membagi operasi menjadi dua bagian.

Baca Juga  Sadis Banget! Wanita Dimutilasi 7 Bagian, Pelaku Kurang dari 12 Jam Ditangkap

Tim pertama melakukan penyisiran di darat ke arah timur sejauh dua kilometer dari titik kejadian, sementara tim kedua menyisir area laut menggunakan perahu dengan jangkauan hingga tiga mil laut.

Korban akhirnya ditemukan di koordinat tertentu dan setelah dilakukan identifikasi, dipastikan sebagai nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut bermula pada Senin sore saat korban tengah mencari ikan menggunakan jala di sekitar pantai.

Diduga, korban terseret ombak yang cukup kuat hingga hilang dari pengawasan. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke petugas setempat dan langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

Baca Juga  Tiga Jemaah Haji Indonesia Dilaporkan Hilang di Makkah, PPIH Terus Lakukan Pencarian Intensif

Setelah korban ditemukan, operasi pencarian diusulkan untuk dihentikan dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.

Masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi bahaya gelombang laut saat beraktivitas di perairan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *