NewsBerita Utama

Myanmar Menetapkan Tujuh Hari Berkabung Nasional usai Gempa Dahsyat

×

Myanmar Menetapkan Tujuh Hari Berkabung Nasional usai Gempa Dahsyat

Sebarkan artikel ini
FotoJet 61
Gempa Myanmar. (Foto: NBC News)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Myanmar pada Senin, 31 Maret 2025, mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari pascagempa dengan Magnitudo 7,7 di negara tersebut. Pada masa berkabung, nendera nasional akan dikibarkan setengah tiang.

Gempa bumi yang terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 itu telah menewaskan 1.700 orang, sebanyal 3.400 orang mengalami luka, dan 300 orang sampai saat ini belum ditemukan.

Dalam peristiwa ini, sejumlah negara memberikan bantuan di antaranya Rusia, India, Cina, Thailand, UAE, PBB dan negara lainnya.

Pemimpin Junta Myanmar, Min Aung Hlaing, telah melakukan pembicavraan lewat telepon dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim terkait dampak bencana, penyelamatan dan bantuan dalam musibah gempa ini.

Jumlah Korban Bisa 10.000

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa kemungkinan jumlah korban tewas akan terus bertambah hingga 100.000 jiwa. Adapun hingga saat ini, junla korban mencapai lebih dari 1.700 dan lebih dari 3.400 lainnya mengalami luka-luka.

Federasi Internasional Palang Merah di Myanmar menyampaikan bahwa lebih dari 18 juta orang tinggal di area terdampak, banyak di antaranya kehilangan tempat tinggal, akses ke air bersih, serta layanan kesehatan yang andal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *