News

Mungkin Merasa Tidak Bersalah Dalam Kecelakaan Maut di Gresik Pengendara Kabur, Pemotor Surabaya Tewas

×

Mungkin Merasa Tidak Bersalah Dalam Kecelakaan Maut di Gresik Pengendara Kabur, Pemotor Surabaya Tewas

Sebarkan artikel ini
kecelakaan gresik3
Petugas polisi dan warga saat memberikan pertolongan kepada korban dan meminta keterangan warga, Senin (23/6/2025). foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Raya Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur menewaskan pemotor asal Surabaya, Senin (23/6/2025) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08:15 WIB itu melibatkan dua pengendara sepeda motor Mio GT L 6338 TN dengan kendaraan sepeda motor lain yang kabur setelah terjadi kecelakaan.

Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara sepeda motor bernama Kasiaman (53) warga Bulak Rukem Timur, Kota Surabaya meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan.

Dari informasi yang diperoleh dari Kapolsek Menganti AKP Moch Dawud kepada wartawan mengungkapkan kecelakaan terjadi ketika pengendara Mio GT melaju dari arah Timur ke arah Barat.

Di tengah perjalanan tiba-tiba sepeda motor Mio yang dikendarai Kasiaman oleng ke arah kanan, kemudian betabrakan dengan pengendara lain yang ada di ruas jalur berlawanan arah.

Hingga terjadi tabrakan di antara kedua pengendara sepeda motor itu, sayangnya pengendara yang bertabrakan dengan sepeda motor Kasiaman tidak berhenti namun melanjutkan perjalananan.

Sementara kendaraan Mio yang dikemudikan Kasiaman terjungkal dan jatuh hingga menyebabkan Kasiaman mengalami luka-luka berat dan meninggal di tempat kejadian kecelakaan, yang langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Pihak kepolisian Gresik akan melakukan penyelidikan lebih lanjut lantara kendaraan yang terlibat kecelakaan dengan pengendara Mio langsung kabur tidak memberikan pertolongan kepada korban yang terjatuh di jalan raya.

Polisi kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengumpulkan keterangan kepada saksi di sekitar lokasi kecelakaan serta mengamankan kenadaraan korban. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *