KITAINDONESIASATU.COM – Sejumlah jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, telah melaksanakan Shalat Tarawih pertama pada Senin malam sebagai tanda dimulainya ibadah Ramadan 1447 Hijriah.
Pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih tersebut berlangsung khusyuk di Surau Gadang, Kecamatan Pauh, dan diikuti oleh belasan jamaah.
Imam Tarekat Naqsyabandiyah Surau Baru, Buya Zahar, menyampaikan bahwa jamaah telah melaksanakan Shalat Tarawih dan Witir malam pertama sebagai bagian dari awal ibadah puasa.
Menurutnya, jamaah akan melanjutkan dengan sahur dan menjalankan puasa pada keesokan harinya sesuai dengan penetapan yang telah ditentukan.
Shalat Tarawih Sudah Berdasarkan Penetapan Awal Ramadan
Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah oleh Tarekat Naqsyabandiyah didasarkan pada metode perhitungan hisab, rukyat, serta pertimbangan dalil kias.
Berdasarkan perhitungan tersebut, awal Ramadan jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, lebih awal dibandingkan jadwal penetapan pemerintah.
Meski terdapat perbedaan waktu pelaksanaan, pihak jamaah menilai hal tersebut sebagai hal yang wajar.
Perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah dianggap sebagai bagian dari keragaman pemahaman dalam praktik ibadah umat Islam.

