KITAINDONESIASATU.COM – Meski bulan puasa tiba, Monumen Nasional (Monas) tetap jadi magnet wisata. Pengelola Monas memastikan kawasan ikonik Jakarta Pusat itu tetap dibuka untuk umum selama Ramadan, namun dengan jam operasional yang disesuaikan.
Pengunjung masih bisa menikmati area taman, museum hingga naik ke pelataran puncak, tetapi waktunya dipersingkat. Tugu Monas beroperasi Selasa hingga Minggu pukul 08.00–15.00 WIB, sementara kawasan tamannya sudah bisa diakses sejak pukul 06.00 WIB. Khusus hari Senin, Monas ditutup sementara untuk perawatan rutin.
Kepala UPK Monas, Muhammad Isa Sarnuri, mengungkapkan antusiasme warga tetap tinggi. Pada Sabtu (21/2) saja tercatat sekitar 2.600 pengunjung datang sejak pagi hingga siang.
Rinciannya, 1.917 pengunjung dewasa dan 682 anak-anak memadati kawasan dari pukul 06.00 sampai 15.00 WIB.
Tak hanya warga lokal, wisatawan mancanegara juga terlihat ramai. Pengunjung asing paling banyak berasal dari China, disusul Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Amerika Serikat.
Bahkan pada Minggu pagi (06.00–08.00 WIB), sudah ada 285 orang masuk ke area Monas. Terdiri dari 225 dewasa, 41 anak-anak, dan 19 turis asing.
Wisatawan luar negeri yang tercatat datang antara lain dari China, Inggris, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Meski suasana Ramadan identik dengan aktivitas ibadah, Monas tetap menjadi pilihan warga untuk olahraga pagi, rekreasi keluarga, hingga wisata sejarah sebelum waktu berbuka. (*)


