KITAINDONESIASATU.COM – Pemberangkatan perdana jemaah haji Indonesia 2026 resmi dimulai dengan dilepasnya kloter pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa malam (21/4).
Sebanyak 391 jemaah asal Jakarta Timur yang tergabung dalam kloter JKG-01 menjadi rombongan pembuka. Setelah menjalani proses awal di asrama, mereka langsung bergerak menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk terbang ke Tanah Suci.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, yang hadir langsung dalam pelepasan menegaskan bahwa keberangkatan ini menjadi titik awal rangkaian panjang penyelenggaraan haji 2026.
“Hari ini menjadi awal dari seluruh proses besar pelayanan haji yang harus kita jaga kualitasnya,” ujarnya.
Pemerintah memastikan hanya jemaah dengan visa resmi yang diizinkan berangkat. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah penolakan di Arab Saudi dan memastikan ibadah berjalan lancar tanpa hambatan.
Tak ingin kuota terbuang sia-sia, pemerintah juga menyiapkan skema jemaah cadangan. Jika ada pembatalan karena sakit atau alasan lain, posisi akan langsung diisi agar keberangkatan tetap optimal.
Mulai dari Kementerian terkait, Imigrasi, Kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji telah bersinergi penuh. Bahkan, tim di Madinah sudah bersiap menyambut kedatangan jemaah gelombang pertama.
Menutup pernyataannya, Menhaj mengingatkan seluruh jemaah untuk patuh pada arahan petugas, menjaga kondisi fisik, dan segera melapor jika mengalami kendala. (*)

