“Korban memastikan dengan membuka pintu, pada saat bersamaan 2 orang pelaku mengeluarkan senjata berbentuk celurit dan mengayunkan ke arah korban,” jelasnya.
Dalam laporan yang dibuat korban, lanjut Ade, salah satu pelaku langsung masuk dan menyerang salah satu rekan korban yang juga berada di dalam kamar.
Saat itu, teman korban sempat melawan untuk mempertahankan harta bendanya agar tidak diambil komplotan perampok tersebut.
“Satu pelaku masuk ke dalam kamar mengeluarkan celurit ke arah teman korban sehingga terjadi perlawanan antara pelaku dengan korban sampai korban terpojok oleh terduga pelaku,” katanya.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka bacok di bagian tangannya. Selain itu, sebuah handphone milik teman korban juga berhasil dibawa kabur perampok tersebut.
“Terduga pelaku membacok korban berkali-kali di pergelangan tangan, jari, siku, lengan dan punggung belakang. Kemudian terduga pelaku lari ke kamar untuk mengambil handphone teman korban dengan merk Infinix berwarna abu-abu,” katanya.
Terkini, kasus perampokan dengan modus baru tersebut sudah ditangani oleh Polsek Cikarang Barat dan masih dalam penyelidikan. (Joy Andre/aps)


