KITAINDONESIASATU.COM – Langkah besar kembali diambil Indonesia. Pemerintah menggalang kekuatan internasional demi merebut kursi bergengsi sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa periode 2029-2030.
Melalui Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, Indonesia aktif melakukan manuver politik luar negeri dengan merangkul negara-negara Afrika, Karibia, dan Pasifik dalam forum Organisasi Negara-Negara Afrika, Karibia, dan Pasifik.
Upaya ini dilakukan dalam ajang KTT OACPS di Malabo, Guinea Khatulistiwa—di mana Indonesia tak hanya membahas hubungan bilateral, tapi juga secara intens menggalang dukungan untuk pencalonan di DK PBB.
Arrmanatha bahkan melakukan pertemuan strategis dengan sejumlah kepala negara dan menteri luar negeri, termasuk dari Sudan, Gabon, Botswana, hingga Seychelles. Misinya adalah memastikan dukungan suara untuk Indonesia.
Tak hanya berburu dukungan, Indonesia juga tampil membawa agenda, di antaranya memperkuat solidaritas global di tengah ketegangan geopolitik, mendorong kedaulatan digital, dan memperkuat ekonomi biru dan ketahanan iklim. Semua ini jadi ‘jualan utama’ Indonesia untuk meyakinkan dunia. (*)



Respon (2)