KITAINDONESIASATU.COM– Dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadan, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, meninjau pelaksanaan Operasi Pasar (OP) Minyakita dan Pasar Murah di Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa, 11 Maret 2025.
Dedie A. Rachim menegaskan bahwa pasokan minyak goreng terjamin dan harga tetap stabil.
“Kita memastikan tidak ada kelangkaan, kondisi dan stoknya aman, harga relatif stabil, dan takarannya sudah diuji sesuai yang tertera di produk. Alhamdulillah, 1 liter tetap utuh, tidak dikurangi, dan daya beli masyarakat Kota Bogor juga cukup baik,” ujar beliau.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bogor berupaya menjamin akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, terutama minyak goreng, sehingga mereka tidak perlu pergi jauh ke pasar. Minyak goreng yang dijual dalam operasi pasar ini ditawarkan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar atau Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sebanyak 6.000 liter minyak goreng disiapkan untuk keperluan operasi pasar ini. Selain di Kecamatan Tanah Sareal, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Blok F Pasar Kebon Kembang.
“Mudah-mudahan ini bisa memudahkan masyarakat Kota Bogor dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan menjalankan ibadah,” tambah Dedie.
Camat Tanah Sareal, Adhitya Bhuana Karana, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan mencakup berbagai program, termasuk bazar untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Bazar ini diikuti oleh 33 pelaku UMKM dari 11 kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal. Selain itu, ada juga operasi pasar Minyakita sebagai bagian dari distribusi bahan pokok,” ungkap Adhitya.
Operasi Pasar Minyakita dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, sementara bazar akan berlangsung hingga barang dagangan habis, dengan batas waktu maksimal sebelum waktu Zuhur.
